Berdakwah Dalam Kesederhanaan


Assalamualaikum wr wb

Salam semangat buat semua jamaah yg berjuang di jalan Allah.

Saya ingin berbagi kisah tentang pengalaman dakwah bersama Team.

Kali ini ada permintaan dakwah di desa Kreo Klangenan Palimanan Cirebon.

Dari rangkaian perjalanan dakwah yg saya ikuti mungkin kali ini termasuk yang paling berkesan menurut saya, oleh karena itu saya kirim cerita ini untuk ditayangkan di website Ridho Allah.

Permintaan dakwah datang pada saat kita ngaji rutin malam Selasa (09/03) di Rumah Singgah Cijantung, minta utk ngaji pada malam kamis bada Isa (11/03).

Alhamdulillah team siap utk menjalankan amanah.

Tapi pada hari selasa (10/03) ada pemberitahuan pembatalan , mereka blm siap dgn alasan ekonomi lagi sulit (masa Paceklik) di desa.

Tapi akhirnya kita sampaikan bahwa kalau mau belajar agama/mengaji jangan menunda waktu dan tidak perlu menyiapkan hidangan atau dana transport untuk kami, setelah dapat masukan dari kami, akhirnya sepakat malam kamis acara ngaji tetap jadi.

Personil Team yg berangkat menurut saya adalah jamaah yg kondisi ekonomi nya masih dalam level Prihatin, tapi mereka Ikhlas untuk berjihad,

Kami berbagi tugas untuk persiapan nya : Kendaraan, tol, bensin, aqua dan makanan ringan untuk ngaji disana.

Team berangkat hari Rabu sore pukul 16:30, saya sebagai pengemudinya dan langsung tancap gas menuju Cirebon, mampir sholat di rest area dan tiba di lokasi tepat berkumandang Adzan Isya.

Jamaah sdh menunggu ada sekitar 25 orang, dan memang mayoritas adalah petani desa, dan area kami mengaji di sebuah panggung bambu seperti lesehan dengan penerangan lampu pijar yang untuk membaca pun sulit. Mungkin lampu pijar yg watt nya kecil dan juga masih terdengar suara mahluk hewan sawah , tempat ini katanya biasa dipakai kumpul para petani untuk berdiskusi tani, dan kondisi disana memang sangat memprihatinkan baik kondisi ekonomi maupun persoalan tani yang mereka hadapi.

Kajian kita mulai team berbagi materi, juga diselingi tanya jawab juga konsultasi terkait materi, kajian kita sesuaikan kondisi masalah mereka kajian selesai sampai Pk 23:30, akhirnya kita tutup dengan doa.

Ucapan atau komentar terimakasih mereka kepada Team :

1. Mengapa tidak dari dulu mereka mendapat ilmu seperti ini.

2. Biasa di desa mereka mengadakan pengajian Tabligh Akbar dengan membayar mahal ustad untuk ceramah tapi menurut mereka pengajian malam ini jauh lebih bermanfaat daripada Tabligh Akbar yang biasa di adakan.

3. Alhamdulillah mereka bersyukur dan haru atas kedatangan team karena mendapat ilmu yang bagus, juga terimakasih untuk makanan ringan dan aqua nya yang kita bawa dari Jakarta.

4. Untuk kajian berikut nya mereka sangat berharap kita bisa datang silaturahmi lagi.

5. Sangat langka ada penceramah yang mau datang memberi tausiah tanpa dibayar.

Acara selesai kita kembali ke Jakarta dan sampai di rumah Pk 03:00 dini hari.

Alhamdulillah Allah melindungi perjalanan kami.


Tulisan ini hanya utk mengisi lembaran perjalanan dakwah RA bukan utk riya, Terimakasih utk Mas Maryono, Mas Sakun dan Mas Ali semoga Allah memberikan keberkahan rezekinya agar bisa istiqomah syiar.


Mungkin tulisan ini bermanfaat untuk jamaah RA juga yang bukan Jamaah tapi mengikuti sosial medianya Ridho Allah ( Facebook, Instagram, Twitter, Youtube). Bahwa team syiar RA melayani semua lapisan masyarkat Indonesia tanpa terkecuali.


Wassalam.


Oleh Bapak Hariyawan

103 views