DISINI SENANG DISANA SENANG

Oleh: Eko Sutrisno MM

Bismillahirobbiyalloh hasbiyalloh tawakaltu alalloh wakthasombtu billahi fawadtu amri illalloh masyaa Allah la quwata illahbillah Allohumma sholli wasalim ala sayyidina muhammadin nil fatihi lima uqliqo wal khotim lima sabaqo wan nashiril haqqi bil haqqi wal hadiyy illa sirotikal mustaqim shallollohu wa alaihi wa ala alihi wasshabihi Haqqo qoddrihi wamikdarihil adzhiim (ijazah dari KH. Abdul Rofiq bin Abd. Manan Ba'abud dari Habib Jazuli Al-Mudhor) Semangat pagi sobat melenial semua, jumpa lagi dengan Kang echo...semoga pagi ini 22 syahban atau 16 april 2020 , sahabat semua Allah bukakan pintu-pintu keberkahan, rrezeki, kebaikan, kesehatan dan selalu bahagia bersama keluarga.... Sobat melenial yang sedang work from home di manapun berada, dan yanh menyimak artikel ini wabah cofid 19 sungguh banyak memberi pelajaran untuk kita lho sobat.... Sebelum pemerintah merealese para mantan Napi 30 rb orang, angka kriminalitas hampir stagnan, para pelaku dan penikmat gemerlap malam dan hiburab nyaris berhenti... walaupun juga rumah ibadah juga sepi.... Namun sobat paling tidak manusia sejenak.... terhenyak kesadarannya bahwa kapanpun ajal bisa menjemput.... kesenangan maksiat dan kesenangan dan keriyaan ibadah berganti jadi takut dan panik....dan yang ditakuti bukan Allah Tuhan Yang Maha Kuasa mengijinkan cofid 19 hadir di tengah-tengah manusia...tetapi malah cofidnya.... Kesenangan- kesenangan sebelum ada cofid 19 seakan sirna bak ditelan bumi....tercekat dalam kepanikan dan tehempas dalam ketakutan bayang-bayang kematian.... Allah SWT berfirman: وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَىْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْأَمْوٰلِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرٰتِ  ۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِينَ "Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar," (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 155) Sobat ketakutan itu hal yang wajar dan manusiawi, taapi kali ini kita bahas kebalikannya yaitu kesenangan.. Menemani sarapan pagi dan aktivitas sobat melenial yuuk kkta renungkan sejenak, sebenarnya senang kepada dunia itu boleh atau wajar nggak sih.... Allah SWT berfirman: زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوٰتِ مِنَ النِّسَآءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنٰطِيرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالْأَنْعٰمِ وَالْحَرْثِ  ۗ ذٰلِكَ مَتٰعُ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا  ۖ وَاللَّهُ عِنْدَهُۥ حُسْنُ الْمَئَابِ "Dijadikan terasa indah dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yang diinginkan, berupa perempuan-perempuan, anak-anak, harta benda yang bertumpuk dalam bentuk emas dan perak, kuda pilihan, hewan ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik." (QS. Ali 'Imran 3: Ayat 14) OOOoooo, ternyata itu kewajaran namun di ingatkan bahwa semuanya akan kembali kepada yang memiliki dunia ini yaitu Allah Yang Maha Kaya... Sobat melenial, keadaan kita dizaman ini begitu marak peristiwa dan kegilaan manusia .... ada yang senang pesta, senang bergelimang kemaksiatan, senang hal- hal yv dulu secara norma kesusilaan tidak pantas ... di zaman now semua aturan agama dan norma ditabrak bahkan aturan negara dianggap sebelah mata...... masak sih....lha itu para koruptor, bandar-bandar narkoba, judi, miras dan para penjaja seks yang bebas menawarkan jasanya terang-terangan.... Di sisi lain pun banyak kaum urban dan para melenial muda ghirah mempelajari nilai spiritual dan agama meningkat, terutama tasawuf semangat untuk bertasawuf itu sudah mulai tumbuh. Di kalangan kaum muda, tasawuf mulai bangkit. Begitupun di kalangan intelektual. Bahkan juga sudah terbentuk komunitas-komunitas tasawuf, baik di dalam maupun luar negeri. Di Eropa dan Amerika ada Ibnu Arabi society... dan lain sebagainya Sobat melenial jika ada dua desa, sebut saja desa Suka Ria dan Suka Damai, dan kedua desa dipisahkan oleh satu sungai yang deras..., nah di desa Suka Ria penduduknya SENANG berbuat kemungkaran dan kemaksiatan, serta di desa Suka Damai SENANG berbuat kebaikan dan ketaatan.. ..hehe dua-duanya sama senangnya, disini senang dan disana senang.... kira-kira kalau kondisi tidak ada cofid sobat melenial pilih yang mana yah...heheheh Oke...Sobat melenial kedua desa sama-sama senangnya, nah jika kita manusia normal tentu pilih kawan-kawan yanh baik bukan atau sahabat yang senanh berbuat baik...itu benar karena secara firrah manusia suka dengan kebaikan, walaulun dia koruptor pasti emggak mau anaknya jadi maling...bukan.... Penyakit orang modern zaman now adalah hedonisme. Mereka hidup berfoya-foya, lupa kepada Allah dan lupa mengembalikan rezeki dari Allah. Lalu, konsumerisme yaitu memiliki uang dan belanja terus, tapi untuk zakat, infak, dan sedekah susah sekali. Selanjutnya adalah materialisme. Yakni semuanya dihitung memakai materi. Nah buat sobat melenial yang masih tenggelam dalam lembah keburukan dan kemungkaran ayolah kapan lagi kita pindah atau hijrah desa ke tempat yang senang kebaikan dan ketaatan kepada Allah Swt.... Allah SWT berfirman: وَمَنْ يُهَاجِرْ فِى سَبِيلِ اللَّهِ يَجِدْ فِى الْأَرْضِ مُرٰغَمًا كَثِيرًا وَسَعَةً  ۚ وَمَنْ يَخْرُجْ مِنۢ بَيْتِهِۦ مُهَاجِرًا إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِۦ ثُمَّ يُدْرِكْهُ الْمَوْتُ فَقَدْ وَقَعَ أَجْرُهُۥ عَلَى اللَّهِ  ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَّحِيمًا "Dan barang siapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka akan mendapatkan di Bumi ini tempat hijrah yang luas dan (rezeki) yang banyak. Barang siapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah karena Allah dan Rasul-Nya, kemudian kematian menimpanya (sebelum sampai ke tempat yang dituju), maka sungguh, pahalanya telah ditetapkan di sisi Allah. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang." (QS. An-Nisa' 4: Ayat 100) Jangam takut, kata Guru Akang Bapak Antono Basuki PH, bahwa orang yang dulu SENANG MELAKUKAN MAKSIAT untuk pindah atau menyebrang atau hijrah memang awalnya berat... seperti gambaran diatas Nyebrang dari desa Suka Ria ke Suka Damai harus berjuang melewati Sungai Yang deras..tetapi yakinlah keuntungan yang di dapat melebihi pengorbanan anda... Awal berat...siasati dengan ilmu nekat dan sadari bahwa apakah akhir hidup kita kelak mau ke neraka apa ke surga...mau mati husnul khotimah apa suul khotimah... Kedua lakukan pembiasaan sehingga sampai reflek atau otomatis... Ketiga pada akhirnya anda akan bahagia dan SENANG MELAKUAK bahkan sampai cinta kepada perbuatan baik dan taat.. Sobat melenial yang sedang ngopi pagi....yuk kita cermati pada Al-Qur’an yang menyatakan di dalam Surat Al-A’la:14-15 bahwa sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwanya dengan berdzikir kepada Allah secara kontinuitas. Termasuk juga yang ada dalam Surat As-Syams ayat sembilan Allah SWT berfirman: قَدْ أَفْلَحَ مَنْ زَكّٰىهَا qod aflaha man zakkaahaa "sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu)," (QS. Asy-Syams 91: Ayat 9) Dan sebaliknya buat sobat yang tidak mau hijrah وَقَدْ خَابَ مَنْ دَسّٰىهَا wa qod khooba man dassaahaa "dan sungguh rugi orang yang mengotorinya." (QS. Asy-Syams 91: Ayat 10) Oke sobat apa keuntungan orang yang hijrah dan kerugian yang mengotori hatinya dengan maksiat...yuuk kita bandingkan... Sesuai Qs 4:100 maka yang di dapat adalah ; 1. Mendapat tempat (bumi) yang luas arti jika selama ini sobat melebial merasa inklah satu-satunya tempay bergantung mencari nafkah maka dengan berhijrah diganti dengan tempat yg lebih enak dan luas 2. Di berikan rejeki yang luas juga, Allah Maha Tahu bagi orang yg berhijrah biasanya berat contoh biasa para koruptor dapat uang banyak pas tidak korupsi tidak mudah mendapat uang...tetai yakinlah Janji Allah itu Pasti...lain dengan janji anak zaman bow banyak PHP nya....hehehhe 3. Nah satu lagi yang dasyat..ketika sobat melenial saat hijrah dari perbuatan maksiat jadi taat di tengah jalan wafat misalnya, maka dijamin Surga...lho...masya Allah 4. Orang yang hijrah dan bertobat doanya mudah di kabulkan Allah... Sobat melenial perhatikan sejarah afau tarekh bayangkan seorang Pemabuk, Seorang Pembunuh, seorang perampok bisa berubah dan membuat karya yang luar bisa setelah dia hijrah seperti Muadz bin Jabal, Umar Ibn Khatab, dan Abu Dzar Al-Ghifari....di Indonesia ada kisah Sunan Kalijaga, dsri seorang begal jadi seorang kekasih Allah (Waliyulloh), adipati pandanaran (semarang) atau Sunan Bayat dari seorang yang hedonis dan pencinta harta serta pelit berhijrah jadi penyebar Agama Islam di Klaten (Tembayat)...dan banyak lagi Ayok saudara ku sobat melenial kapan lagi dan tunggu apa.lagi..segera kita tobat dan berhijra h..tidak ada ruginya kita kuatkan niat karena Allah dan RosulNya Semua perbuatan tergantung niatnya, dan (balasan) bagi tiap-tiap orang (tergantung) apa yang diniatkan; barangsiapa niat hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya adalah kepada Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa niat hijrahnya karena dunia yang ingin digapainya atau karena seorang perempuan yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya adalah kepada apa dia diniatkan.” (HR.Bukhari : 52) Justru sangat rugi orang yang senang berbuat maksiat dan kemungkaran 1. Orang awalnya senang ketika berhasil berbuat maksiat diawal contoh yg biasa jujur pendapatan sedikit saaf korupsi dapat uanh banyak....tentu sennang sekali 2. Akhirnya orang tersebut jadi biasa berbuat maksiat dan di ingatkan malah meraasa benar Allah SWT berfirman: تَاللَّهِ لَقَدْ أَرْسَلْنَآ إِلٰىٓ أُمَمٍ مِّنْ قَبْلِكَ فَزَيَّنَ لَهُمُ الشَّيْطٰنُ أَعْمٰلَهُمْ فَهُوَ وَلِيُّهُمُ الْيَوْمَ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ tallohi laqod arsalnaaa ilaaa umamim ming qoblika fa zayyana lahumusy-syaithoonu a'maalahum fa huwa waliyyuhumul-yauma wa lahum 'azaabun aliim "Demi Allah, sungguh Kami telah mengutus (rasul-rasul) kepada umat-umat sebelum engkau (Muhammad), tetapi setan menjadikan terasa indah bagi mereka perbuatan mereka (yang buruk), sehingga dia (setan) menjadi pemimpin mereka pada hari ini dan mereka akan mendapat azab yang sangat pedih." (QS. An-Nahl 16: Ayat 63) 3. Akhirnya akhir hidup mereka menjadi berat atau tidak bahagia, harta haram yang di dapat berefek kepada keluarga dan masyarkat...langsung dan tudak langsung..misalanya anaknya kena narkkba, menderita berbagai penyakit sehingga harta habis untuk berobat dan berakhir dengan suul khotimah naudzibillahminzalik... Sobat melenial sambil menyerumput kopi pagi yang tersisa..ayook kita berubah sungguh Allah sangat mencintai sahabat semua yg suka berbuat baik Allah SWT berfirman: فَئَاتٰىهُمُ اللَّهُ ثَوَابَ الدُّنْيَا وَحُسْنَ ثَوَابِ الْأَاخِرَةِ  ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ fa aataahumullohu sawaabad-dun-yaa wa husna sawaabil-aakhiroh, wallohu yuhibbul-muhsiniin "Maka Allah memberi mereka pahala di dunia dan pahala yang baik di akhirat. Dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan." (QS. Ali 'Imran 3: Ayat 148) Demikian Sobat melenial ada perjumpaan ada pembubaran.....eh kirain upacara...oke sahabat selamat menjalankan aktivitas pagi ini....semangat selalu dan jangan lupa segera lah hijrah dan bertobatlah.... Allah SWT berfirman: وَمَنْ تَابَ وَعَمِلَ صٰلِحًا فَإِنَّهُۥ يَتُوبُ إِلَى اللَّهِ مَتَابًا wa man taaba wa 'amila shoolihan fa innahuu yatuubu ilallohi mataabaa "Dan barang siapa bertobat dan mengerjakan kebajikan, maka sesungguhnya dia bertobat kepada Allah dengan tobat yang sebenar-benarnya." (QS. Al-Furqan 25: Ayat 71) Allohumajj'alni minatthawabina wajj'alni minal muthotahirin wajj'alni min ibadikhassolihin.... ( Ya Allah Ya Tuhan Kami jadikanlah kami orang-orang selalu bertaubat dan jadikan orang-orang yang mensucikan diri dan juga jadikan orang yang suka beribadah dan kebaikan....) Aamiin ya robbal.alamiiin Setiap manusia pernah berbuat salah. Namun yang paling baik dari yang berbuat salah adalah yang mau bertaubat.” (HR. Tirmidzi no. 2499; Ibnu Majah, no. 4251; Ahmad, 3: 198) Dari pojok teras rumah sambil berjemur pagi dan ngopi maniz kehidupan.....Semangat pagi sobat melenial.... Subhanaka allohuma Robanna wabihamdika ashadu alla illa ha illa anta astagfiruka wa'atubu ilaik....... Wallahul Muwaffiq ila Aqwamit Tharieq Wallohu'alam bhishowab... Wassalamu'alaikum wr wb (Kang Echo)

19 views